Jawon Virtual Marketing | Jasa Kelola Website | Jasa SEO Website | Jasa Digital Marketing | Kelola Sosial Media | Buat Website Berkualitas | Oprimasi dan Kelola Wordpress

Membuat Call to Action pada Copywriting untuk Pemula

membuat call to action pada Copywriting

Dalam menjalankan bisnis secara virtual, cara membuat call to action pada copywriting sangat penting.. bagaimana tidak? dampak psikologis dalam call to action cukup besar jika teman-teman mampu membuatnya dengan benar. Kali ini admin mau berbagi beberapa hal yang perlu teman-teman lakukan dalam membuat call to action pada copywriting.

Pentingnya membuat call to action pada copywriting

pertama-tama teman teman harus tahu nih apa yang admin maksud dengan call to action dan copywriting. yuk simak, biar teman-teman dapat mengerti bagaimana sih langkah yang tepat dalam membuat call to action pada copywriting.

Call to Action dan Copywriting

Dalam hal ini Call to Action ialah suatu perintah untuk melakukan sesuatu sesuai apa yang diinginkan oleh pembuatnya. call- to action ini biasanya digunakan untuk keperluan copywriting dan pemasaran demi mencapai tujuan tertentu. seperti tujuan bisnis dan data-data tertentu.

call to action ini umumnya berupa tombol, link, atau kalimat yang  mengandung ajakan kepada pembaca untuk melakukan sesuatu. biasanya call to action ini ada pada tempat-tempat terbuka dari sebuah iklan. hal itu bertujuan agar pembaca langsung bisa fokus kepada perintah yang ada pada suatu iklan dan melakukan aksi

Penempatan Call to Action

Penting untuk menempatkan CTA pada posisi yang mudah untuk pengunjung melihatnya, seperti di halaman landing atau di akhir email pemasaran. Untuk memastikan efektivitas CTA, bahasa yang teman-teman gunakan harus memotivasi dan menyentuh, dengan tampilan yang mencolok seperti warna atau font yang berbeda. Uji dan perbaikan haru sterus teman-teman lakukan untuk meningkatkan respons terhadap CTA.

Dengan membuat CTA yang efektif, strategi pemasaran dapat teman-teman tingkatkan dan tujuan bisnis dapat kita capai dengan lebih baik. Dalam hal ini, CTA memegang peran penting dalam membantu memperkuat strategi pemasaran dan memastikan bahwa tujuan bisnis dicapai dengan sukses.

singkatnya CTA adalah suatu perintah secara langsung maupun tidak langsung untuk melakukan sesuatu.

Copywriting

Sekarang admin perlu memastikan nih kalau teman-teman juga memahami apa itu copywriting.

Copywriting merupakan proses penulisan teks dengan tujuan untuk mempengaruhi orang untuk melakukan tindakan tertentu seperti membeli produk atau layanan, mendaftar untuk suatu program, atau membagikan informasi. Orang-orang biasanya menggunakan Copywriting dalam rangka pemasaran dan iklan untuk meningkatkan respons pengunjung dan mencapai tujuan bisnis.

Copywriting dapat berbentuk beragam seperti teks di halaman landing, email pemasaran, iklan Facebook, atau judul dan deskripsi video di YouTube.Kualitas copywriting yang baik membantu membangun konteks dan mempengaruhi pikiran pembaca sehingga mereka lebih mungkin untuk melakukan tindakan yang pembuat copy inginkan.

Untuk membuat copywriting yang efektif, ada beberapa hal yang harus teman-teman perhatikan seperti menentukan tujuan dan mengetahui target audiens, melakukan riset dan menggunakan bahasa yang tepat, serta membuat “Call to Action (CTA)” yang memotivasi. Menentukan tujuan dan mengetahui target audiens membantu memastikan bahwa teks yang teman-teman buat sesuai dengan kebutuhan dan minat audiens. Riset dan penggunaan bahasa yang tepat memastikan bahwa teks yang teman-teman buat memiliki relevansi dan mempengaruhi pembaca. CTA yang memotivasi membantu meningkatkan respons dan membuat pembaca lebih mungkin melakukan tindakan yang diinginkan.

jadi bisa kita bilang call to action dalam copywriting menjadi instrumen penting sekali. karena tanpa adanya call to action, copywriting yang sudah teman-teman buat tidak akan optimal. oleh karenanya, yuk pelajari cara membuat call to action pada copywriting

untuk membuat CTA yang efektif, teman-teman perlu mengetahui langkah-langkah penting di bawah ini.

Langkah-langkah

Langkah-langkah Membuat Call to Action pada Copywriting

1. Tentukan tujuan CTA  

Paling pertama yang perlu teman-teman lakukan sebagai copywriter adalah menentukan tujuan dari CTA yang ingin teman-teman buat buat. Nah teman-teman perlu memikirkan nih kira-kira apa yang akan teman-teman jadikan tujuan. contohnya suatu ajakan untuk membeli produk.

pasti teman teman tidak asing lagi dengan kalimat “ketuk banner untuk info lebih lengkap” atau “check out segera sebelum kehabisan”. kalimat-kalimat tersebut memiliki tujuan tertentu.

kalimat pertama memiliki tujuan agar pendengarnya mempelajari lebih lanjut informasi yang penulis sebutkan dalam suatu iklan. sedangkan kalimat kedua memiliki tujuan agar pendengarnya segera membeli produk yang teman-teman tawarkan..

2. Pilih bahasa yang tepat

Selanjutnya teman-teman perlu nih memperhatikan tata bahasa yang akan teman-teman gunakan dalam membuat call to action. sebisa mungkin, gunakan kata- kata yang membuat pembaca atau pendengar merasakan motivasi bukan malah paksaan.

contohnya saja kalimat “pesan segera demi keharmonisan rumah tangga” dan “segera pesan atau rumah tangga anda rusak”. menurut teman-teman mana pemilihan kata yang baik dan mengandung motivasi?

Ya, tentu kalimat pertama. walaupun kedua kalimat tersebut memiliki tujuan yang sama yaitu agar pembaca atau pendengar segera membeli produk yang penulis tawarkan karena produk tersebut dapat membuat keluarga harmonis.

penting bukan pemilihan kata dalam membuat call to action? salah-salah customer bukannya membeli produk teman-teman, tapi malah mencerca produk teman-teman.

3. Letakkan CTA pada tempat yang tepat

Penempatan CTA juga tak kalah pentingnya. walaupun pemilihan kata yang teman-teman pakai sudah efektif, tapi penempatannya tidak strategis dapat membuat pembaca tidak menemukan CTA yang anda buat.

jangan lupa letakkan tombol Call to Actin di tempat yang terbuka dan mudah untuk orang temukan agar pembaca tidak sibuk mencari-carinya. hal itu terkesan menyulitkan customer. padahal kan pepatah mengatakan “pembeli adalah raja”. tidak sepatutnya raja dipersulit urusannya kan?

4. Buat CTA yang mencolok

Sekarang salah satu cara untuk mempermudah customer dalam menemukan tombol CTA yang teman-teman sediakan adalah membuatnya mencolok atau nampak secara langsung.

biasanya hal tersebut kita lakukan dengan cara memberikan tombol tersebut warna tertentu yang cukup mencolok dan enak untuk pengunjung lihat. atau mungkin membuat ukuran font lebih besar dari font lainnya.

hal itu sangat penting dalam membuat CTA. jangan sampai costumer harus menjadi orang yang mencari jarum di tumpukan jerami ya teman-teman!!

5. Uji dan perbaiki

Membuat CTA juga harus menerapkan Trial and Error ya! usahakan untuk menguji Call to Action yang teman-teman buat. apakah CTA itu berfungsi seperti yang teman-teman inginkan atau tidak. jika menemukan beberapa kesalahan segera perbaiki.

biasanya dalam menguji CTA, kita perlu orang lain untuk menilainya. karena dengan menggunakan sudut pandang orang lain yang menempatkan dirinya sebagai costumer, kita bisa tahu nih apakah CTA yang kita buat sudah berfungsi optimal sesuai yang kita iinginkan atau belum.

jika semua step itu sudah teman-teman lalui, kini teman-teman hanya cukup melatih kemampuan teman-teman dengan cara mencoba untuk membuat CTA lagi dengan memperbaiki evaluasi yang sebelumnya.

jangan lupa juga untuk berbagi ilmu dengan orang-orang terdekat agar teman-teman bisa saling diskusi tentang ilmu copywriting. Nah begitulah kiranya cara membuat call to action pada copywriting. semoga bermanfaat..