Jawon Virtual Marketing | Jasa Kelola Website | Jasa SEO Website | Jasa Digital Marketing | Kelola Sosial Media | Buat Website Berkualitas | Oprimasi dan Kelola Wordpress

Cara membuat konten penawaran

Cara Membuat Konten Penawaran Ampuh Di Masa Pandemi

Cara membuat konten penawaran – Membuat konten penawaran yang menarik memanglah tidak semudah meneggak segelas air putih. Karena sesungguhnya tidak ada yang praktis di dunia ini bos ku. Hal ini sama halnya ketika kamu ingin tahu bagaimana cara membuat konten penawaran harga untuk produk yang ingin kamu jual. Pasti kamu harus melewat step by step untuk bisa membuat penawaran produk yang maknyusss.

Tujuan membuat konten penawaran di media manapun adalah untuk menghasilkan sebuah transaksi antara pembeli dan penjual. Dengan penawaran yang kamu posting di beberapa media, kamu pasti berharap konsumen melihat, membaca dan membeli. Tiga proses ini tidak akan sampai tujuan apabila isi penawaran kamu biasa-biasa aja loh.

Agar tiga proses tersebut dapat berjalan dengan suskes, kamu wajib memahami tentang siapa target konsumen kamu (dari jenis kelamin, usia dan kebiasan). Menentukan target konsumen ini penting, jangan dianggap sepela brooo. Sebab dengan kamu menentukan target, maka isi panawaran iklan yang akan kamu buat, isinya jauh akan lebih terstruktur, enak di pandang dan enak di baca. Lalu bagaimana struktur yang baik dalam membuat konten penawaran di Marketpace Facebook?

Cara Membuat Konten Penawaran Di Marketplace Facebook

Banyak orang yang bingung dan bertanya tentang bagaiamana cara melakukan penawaran yang benar itu? Bagaimana langkah atau cara membuat konten penawaran harga seperti apa yang paling bagus? Di beberapa media juga sudah banyak yang menjelaskan tentang contoh konten produk, cara melakukan penawaran, cara membuat penawaran yang menarik dan masih banyak lagi. Tapi Jawon Virtual Marketing kali ini berbeda, sebab akan membahas cara membuat ide penawaran di Facebook Marketplace yang masih jarang dilakukan.

1. Tentukan Ide Penawaran Keren

Semua penulis konten penawaran atau copywriting bahkan hingga sekalas penulis terkenal di dunia yaitu David Ogilvy pasti memerlukan banyak waktu untuk menentukan ide penawaran yang ciamik. Lalu bagaimana cara untuk mendapatkan ide penawaran keren?

Tips menentukan ide penawaran di Marketpalce Faceboook, simak baik-baik ya :

  1. Cari iklan yang menjual produk sama dengan barang dagangan kamu. Jika kamu sudah menemukan iklan yang kamu anggap sangat baik, simpan dan kamu pahami isinya.
  2. Setelah kamu menyimpan iklan tersebut, lakukan ATM. Bukan ATM di pinggir jalan loh ya. Maksud ATM itu adalah Amati, Tiru, Modifikasi. Amati iklannya, Tiru komposisinya dan lakukan Modifikasi pada gambar dan teks, dengan kreatifitas kamu sendiri.
  3. Yang ketiga adalah bergabunglah ke beberapa grub jual beli.
  4. Menambah reverensi membaca buku. Supaya menambah kosakata kamu dalam menulis iklan penawaran produk.

INGAT! Jangan sampai kamu salah memahami ATM ini. Ketika kamu menerapkan ATM untuk penawaran, lakukan modifikasi terlebih dahulu. Jika kamu tidak memodifikasi iklan seseorang atau hanya meniru persis, Kamu bisa terkena kasus, apabila sang pemilik iklan tahu dan tidak terima karena iklanya di ambil oleh seseorang.

2. Tentukan Judul Iklan Penawaran Yang Pass

Setelah kamu berfikir keras menentukan ide, kamu harus perfikir lebih keras lagi untuk menuliskan judul yang paling spektakuler. Kenapa harus seperti ini? Sekarang coba kamu banyangkan, apa yang kamu lihat pertama kali ketika melihat iklan penawaran produk di media atau di pinggir jalan?

Saya jamin 100% kamu melihat judul, Yaaa kan.

Oleh sebab itu, dalam menentukan judul iklan akan menjadi hal yang krusial. Jika judul kamu ini dapat menarik mata konsumen, maka yang akan terjadi adalah seperti yang sudah di jelaskan di awal tadi yaitu melihat, membaca dan membeli.  Dengan cara seperti inilah kamu berhasil untuk membujuk konsumen untuk mengluarkan uang dari dalam dompetnya.

Contoh judul penawaran konten atau iklan. Misal kamu jualan sarung, maka contoh judulnya “cara membahagiakan seorang ayah sebelum meninggal dunia”, lalu di dalam isi penawaran nanti kamu jelaskan tentan jualan sarung. Ini contoh aja ya, bisa di kembangkan dengan ide kamu sendiri. Degan cara membuat ikan yang membuat konsumen, sedih, tertawa, marah, ngeri dan masih banyak lagi rasa lain

3. Deskripsi Penawaran Singkat dan Jelas

Seberapa panjang deskripsi penawaran yang pernah kamu buat di Facebook Marketplace? Sebenarnya Isi deskripsi yang paling bagus dan pas adalah dengan jumlah 200 kata. Usahakan jangan lebih, karena itu akan memberi kesan bertele-tele. Dan jangan kurang, karena itu dapat memberikan kesan tidak jelas atau nggak niat menawarkan produk jualan.

Cantumkan inti point dengan jelas, ringkas saja. Karena kamu juga harus menghargai waktu konsumen katika membaca deskripsi yang kamu buat. Maka dari itu lebih baik 200 kata ja , jangan lebih. Dan ketika kamu berhasil membuat judul yang keren, maka konsumen akan membaca isi deskripsi dengan penuh senang hati dan membacanya sampai selesai dengan cepat.

Kan Cuma 200 kata jadi cepat dan pesan yang kamu sampaikan pasti  konsumen lebih mudah paham. Jika kamu masih bingung bagaiman cara membuat deskripsi yang keren. Kamu juga bisa baca teknik menulis copywriting jualan paling manjur.

4. Tentukan Harga Penawaran

Bagaimana sih, cara mencantumkan harga yang paling benar? Supaya konsumen itu bertanya – tanya atau kepo dengan produk yang kamu jual. Tipsnya gini broo, berdasarkan pengalaman saya dan sudah terbukti banyak interaksi. Percaya atau tidak percaya, dan pahami dulu cerita di bawah ini.

Saya certikan sedikit, jadi pada masa-masa kuliah, tepatnya pada saat melakukan penelitian untuk menyusun skripsi. Pada waktu itu proses tersebut memerlukan banyak uang. Sehingga harus ada uang tambahan untuk makan dan jajan. Setelah itu saya berifkir “apa aku selinggi dengan jualan aja ya, kan sudah gak ada belajar tatap muka”.

Singkat cerita dan secara kebetulan, ada teman dari teman saya yang memperoduksi gitar lokalan. Waktu itu tempatnya di solo. Setelah itu, saya di tawari untuk menjual gitar tersebut dengan harga murah, karena mengambil langsung dari tempat produksi. Harga asli gitar yang saya jual 150 an.

Harga pasaran sekitar 200 ribuan. Lalu saya langsung jual aja tuh di Marketplace Fecebook dengan menuliskan harga Rp.200-an aja. Dan hasilnya setelah beberapa hari, banyak orang yang hanya bertanya. Tapi tenang, ada juga kok yang membeli kok.

Nah, dari cerita di atas, jika produk yang kamu jual memiliki harga 200 ke tas, lebih baik tulis aja seperti itu atau dengan paket-paket tertentu. Supaya kamu mendapatkan interaksi dan database di dalam iklan tersebut. Karena tipe pembeli itu ada dua macam yaitu pembeli yang hobi bertanya dan ada yang langsung percaya untuk segera membeli (biasanya dompetnya tebal sih kalau yang seperti ini hahaha).

5. Berikan CTA (Call To Action) Pada Panawaran Kamu

Cantumkan nomer jualan kamu pada bagian deskripsi, dan bagian akhir saja. Jangan gonta-ganti nomer, ingat. Usahakan nomer untuk bisnis kamu satu dan itu khusus untuk bisnis. CTA ini berfungsi agar konsumen yang sudah melihat, dan membaca akan menuju proses membeli produk. Dengan cara menghubungi nomer yang kamu cantumkan di konten penawaran.

6. Pasang Foto Yang Relevan

Jangan asal di dalam posting foto di dalam Facebook Marketplace. Sebab FB MP juga memiliki aturan, yaitu tidak boleh mencantumkan foto yang sama, meskipun isi deskripsi kamu berbeda. Seperti  jual beli terlarang di Facebook yang dapat menyebabkan akun kena blokis. Foto tersebut akan tetap di tolak dan tidak bisa di posting alias tidak mendapat persetujuan dari FB.

Jadi kamu harus menyiapkan beberpa foto yang berbeda. Dan jangan lupa untuk edit foto tersebut. Ingat foto harus jernih, jangan burik atau buram. Ketika foto produk jernih makan konsumen bisa melihat secara detail gambar produk tersebut.

Itulah 6 Cara Membuat Konten Penawaran harga di Facebook Matketpalce. Jika kamu sudah paham betul dengan 6 point di atas. Langkah selanjutnya kamu tinggal mengasah skil dalam menulis penawaran produk saja. Dan cobalah untuk memahami perasaan konsumen, jangan haya perasaan bisnis kamu aja. Semoga informasi ini bermanfaat, selamat mencoba… 🙂

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *