Jawon Virtual Marketing | Jasa Kelola Website | Jasa SEO Website | Jasa Digital Marketing | Kelola Sosial Media | Buat Website Berkualitas | Oprimasi dan Kelola Wordpress

Cara meningkatkan kepercayaan konsumen

Cara Meningkatkan Kepercayaan Konsumen Lewat Instagram

Cara meningkatkan kepercayaan konsumen – Apakah hari ini kamu sedang mengalami masalah dengan konsumen? Atau mungkin sedang berusaha untuk membangun kepercayaan dengan konsumen? Sebab kedua masalah ini sering terjadi di beberapa perusahaan, sehingga membuat team harus bekerja lebih keras untuk membangun strategi kepercayaan secara umum.

Membangun kepercayaan konsumen memanglah tidak mudah, apalagi lewat Instagram atau media sosial lain. Karena strategi penjualan di Instagram hanya menggunakan media gambar, vidio dan cotent writing. Jadi di dalam sebuah team yang mengelola akun media sosial perusahaan harus benar-benar bisa memberikan postingan terbaik, agar calon konsumen memborong produk tersebut.

Memang, untuk membuat pengguna internet percaya terhadap suatu produk yang di jual lewat Instagram tidaklah mudah. Kamu harus menyertakan beberapa foto testimoni dan mempertajam copywriting atau caption foto. Tetapi di tangan Jawon Virtual Marketing masalah tentang bagaimana cara meningkatkan kepercayaan pelanggan dalam bisnis, merupakan suatu hal yang mudah, hehehe. Dengan tips-tips yang di ajarkan oleh Owner Kampus Dosen Jualan “Suryadin Laoddang”. Berikut beberapa cara mengembalikan kepercayaan konsumen dan contoh peristiwa yang dapat menghambat kepercayaan calon konsumen dengan brand.

Strategi Membangun Kepercayaan Secara Umum Di Instagram

1. Perhatikan Produk yang Dijual

Kunci membangun kepercayaan lewat Instagram adalah dengan cara perhatikan produk yang dijual, lalu deskripsikan dengan detail kualitas produk tersebut. Jika kamu ingin mendapatkan kepercayaan dan meningkatkan omset penjualan lewat instagram, tuliskan deskripsi dengan jujur (wajib).

“Barang yang aku jual KW kak, kadang gak PD kalau ingin menuliskan deskripsi porduk secara jujur”.(misal didalam pikiran kamu)

Kalau kamu seperti itu, masih gak PD, lebih baik sekarang mulailah untuk apa adanya, jangan ada yang disembuyikan.

“Lah nanti kalau gak laku bagaimana dong”.(misal di dalam pikiran kamu)

Buang pemikiran seperti itu kawan, dan yakinlah bahwa seseorang yang menjual barang dengan jujur pasti akan mendapatkan rejeki yang lebih awet dan bermanfaat untuk kamu dan konsumen. Selain itu kamu juga akan terhindar dari review negatif di Instagram. Percaya deh.

2. Kualitas Foto Produk

Audiens akan menilai sebauh produk hanya dari foto yang di posting. Kenapa bisa demikian? Gini, berdasarkan riset ke beberapa pengguna internet, audiens akan menilai kualitas produk dari kualitas foto yang di posting. Ketika foto yang di publikasikan memiliki kualitas buruk alias BURIK, maka akan keluar dari mulut mereka biasanya seperti ini

“Masnya jualan niat gak sih, foto yang di posting gak jelas burik/blur”. (auto scrol ke akun lain)

Nah, dari perkataan ini dapat disimpulkan bahwa pengguna media sosial yang melihat postingan jualan kamu mulai tidak percaya dengan produk kamu. Tapi kalau dipikir-pikir, peristiwa ini benar sih. Jadi bagaimana,kamu mau memperbaiki kualitas foto produk?? Segeralah mencoba bro0.

3. Unggah Konten Tentang Pembuatan Produk

Cara ini akan lebih mudah untuk dilakukan jika produk yang di jual adalah milik kamu sendiri. Karena kamu bisa berkreasi sesuka hati sesuai dengan keinginan sendiri dan akan jauh lebih unik. Sehingga akan dengan mudah membuat audiens yakin bahwa produk yang di jual benar-benar asli dan bagus. Sebab mereka tahu pembuatan produk lewat vidio produksi yang kamu posting. Tetapi strategi ini juga bisa dilakukan untuk kamu yang menjualkan produk dari perusahaan lain, akan lebih enak sebenernya, tinggal minta vidio dan tinggal posting.

4. Deskripsi Manfaat dari Produk

Cara meningkatkan kepercayaan konsumen yang ke empat adalah tuliskan beberapa kata berupa deskripsi produk ke dalam caption atau jadi satu di dalam sebuah postingan gambar. Ingat jangan terlalu panjang, yang penting berikan pejelasan manfaat pada sebuah produk jualan. Ringkas aja, tapi mengena di kehidupan mereka. Dengan cara ini kamu pasti bisa membangung kepercayaan konsumen. (Aamin)

5. Informasikan Lokasi Toko Offline

Dari beberapa konsumen akan merasa kurang yakin ketika di dalam sebuah akun Instagram jualan tidak mencantumkan lokasi toko offline. Pasti mereka akan berfikaran buruk gini

“Kok alamat toko offline gak ada sih”.

Berawal dari rasa ragu ini, kepercayaan konsumen akan berkurang dan berpindah ke akun lain. Tipsnya, kamu bisa cantumkan lokasi toko offline kamu di bagian bio Instagram, copy alamat toko dari Google Maps (jika sudah terdaftar, jika belum segeralah untuk membuat), lalu tuliskan di bagian bio Instagram. Langkah ke 5 selesai.

6. Kontak yang Jelas

Ketika calon konsumen sudah percaya dengan kualitas produk, maka mereka akan segera menghubungi kontak toko untuk memesan barang yang ingin di beli. Lalu, apa yang akan terjadi jika akun Instagram jualan kamu tidak ada kontak yang masih aktif? Saya kira calon konsumen tersebut tidak jadi memesan produk yang kamu jual, karena informasi kurang jelas dan buruknya mereka pasti lebih memilih untuk pergi ke akun lain.

7. Testimoni

PENTING nih, testimoni dari pelanggan akan memberikan dampak besar untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan dalam bisnis. Testimoni bisa dalam bentuk chat atau video ulasan konsumen setelah membeli produk di toko online kamu. Penilaian orang ketika melihat postingan testimoni akan memberikan efek yang luar biasa loh, jangan salah dengan jurus yang satu ini. Audiens akan merasa tambah yakin bahwa produk tersebut memiliki kualitas yang baik.

Itulah beberapa cara meningkatkan kepercayaan konsumen dan strategi membangun kepercayaan secara umum. Intinya berikan infromasi dengan jujur bos, tak usah malu dari pada kamu kena komplain (minta ganti rugi mungkin) malah repot sendiri kamu.

Semoga artikel bermanfaat dan selamat mencoba :).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *