Jawon Virtual Marketing | Jasa Kelola Website | Jasa SEO Website | Jasa Digital Marketing | Kelola Sosial Media | Buat Website Berkualitas | Oprimasi dan Kelola Wordpress

Strategi pemilihan warna

Strategi Pemilihan Warna Untuk Jualan

Strategi pemilihan warna – Menentukan warna untuk produk jualan memang tidak semudah menusukan jarum ke tangan sehingga keluar darah merah. Pasti selalu ada berdebatan antara desainer dengan owner atau dalam sebuah team. Apa sih yang sebenarnya membuat mereka sampai berpusing-pusing, bingung dan cekcok dalam menentukan sebuah warna produk jualan?

Yang diperdebatkan adalah masalah psikologi warna untuk bisnis, (ya kaan?) Atau, bingung cara menentukan warna logo? Saya tidak tahu pasti apa yang sedang kamu fikirkan sekarang, karena Saya bukan peramal, tapi hanya seorang penulis yang bisa membaca pikiran seseorang (hehehe). Yang jelas di artikel ini Jawon Virtual Marketing akan memberikan beberapa cara memilih warna font seperti :

  • Psikologi warna untuk bisnis makanan
  • Warna untuk usaha
  • Warna yang menarik perhatian orang
  • Kombinasi warna

Pemilihan warna adalah salah satu langkah penting dalam bisnis online. Selain bertujuan untuk memikat para pembeli, warna juga untuk menentukan ciri khusus pada sebuah brand. Sehingga ada saatnya konsumen akan selalu ingat dengan ciri khas warna dari produk-mu ketika mencari di pusat perbelanjaan. Jadi jika kamu sekarang masih pusing menentukan warna hoki untuk usaha seperti apa yang paling manjur untuk digunakan, maka kamu adalah orang yang cerdas. Jangan terburu-buru untuk mengambil sebuah keputusan, alangkah baiknya mari kita ulas sama-sama tentang cara memilih warna font.

Strategi Pemilihan Warna Font Untuk Jualan

1. Perhatikan Target Jualan Kamu

Siapakah target pasar kamu? Sebab warna setiap target pasar itu berbeda-beda gaes. Jika target pasar kamu adalah anak-anak yang masih sekolah TK hingga SD maka warna yang lebih cocok untuk dipakai dalam bisnis adalah jenis  warna yang cerah atau warna yang rame.

Lalu jika target pasar kamu adalah perempuan misal, kamu bisa menggunakan warna pink, ungu dan yang dianggap mereka lucu (kamu bisa melakukan riset foto-foto di media sosial). Satu lagi nih, jika target pasar kamu adalah orang dewasa, warna yang tepat yang bisa kamu coba seperti mengkombinasikan warna atau pilih warna yang netral saja.

2. Sesuaikan Warna Berhubugan Dengan Jenis Produk-Mu

Misal, kamu jualan produk dengan jenis makanan.  Maka warna yang bisa kamu coba untuk warna logo, tembok, kursi, meja atau kemasan adalah warna yang memiliki psikologi untuk membuat nafsu makan menjadi lebih baik (menambah mood makan). Warna tersebut seperti kuning, merah, pink dan biru (biru biasanya jualan untuk minuman yang memberi kesan segar)

Coba kamu ingat-ingat,  toko makan-makanan mana yang menggunakan warna gelap pada produknya? (kecuali kafe atau kopi ya, yang kebanyakan menggunakan warna hitam putih, untuk memberi kesan sederhana).Bagaimana, apakah kamu sudah mulai mempunyai bayangkan untuk warna hoki untuk usaha? Jika belum, lanjut baca nomer 3.

3. Jangan Takut Menggunakan Warna Mencolok

Kombinasi jumlah warna yang pas adalah maksimal 3 jenis warna yang berbeda (jika kamu ingin mengkobinasikan).  Jika kamu lebih menggunakan warna lebih dari 3 jenis, maka yang akan terjadi adalah produk kamu akan terkesan alay dan norak. Bukan malah menjadi pusat perhatian, tapi malah di acuhkan karena kesalahan dalam menentukan warna yang tidak menarik perhatian orang.

Apakah kamu pernah membuat kesalahan di bagian ini? Jika pernah,  cobalah untuk evaluasi dan memperbaiki warna pada produk kamu lagi. Agar tambah mantab bos ku.

4. Pelajari dan Manfaatkan Teori Psikologi Warna

Nah ini nih, pahami betul tentang teori psikologi warna untuk bisnis. Sebab warna akan sangat mempengaruhi hati atau psikologis seseorang ketika melihat warna sebuh benda yang dilihatnya.  Menurut para ahli, warna sangat berpengaruh terhadap suatu benda yang di lihat oleh seseorang.

Contoh, bayangkan jika kamu punya pacar. Lalu pada waktu itu kamu dan kekasih ingin kencan pada sore hari. Setelah itu kamu menjemput doi di rumah atau kos. Tetapi, ketika perempuan tersebut keluar dari rumah, kondisi makeup yang dia gunakan warna-warni (malah seperti badut). Maka psikologis apa yang kamu rasakan saat itu? (ini khusus untuk pria yang tidak suka ceweknya dandan menor ya, hhe). Lanjut, perasaan kamu mungkin menjadi tidak mood untuk jalan keluar berduaan, karena malu. (misal lo ini,  yang jomblo juga boleh membayangkan kok, hahaha)

5. Cerdas Memadukan Warna Produk yang Tepat

Dan yang terakhir adalah cerdas memadukan warna produk dengan tepat. Jika kamu sudah paham betul dengan empat point di atas dan kamu sudah menentukan warna apa saja yang kamu gunakan. Langkah selanjutnya adalah mengkobinasikan warna broo. Sebab sebagus apapun desain yang kamu baut, jika warna yang dicantukan tidak tepat sasaran atau tidak sesuai target, maka desain tersebut tidak akan berhasil menarik perhatian para konsumen.

Baiklah, itulah 5 Strategi pemilihan warna yang bisa kamu coba di rumah atau kantor. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu. Tetap semangat dalam berbisnis atau bekerja. SEELAMAT MENCOBA ….

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *