Jawon Virtual Marketing | Jasa Kelola Website | Jasa SEO Website | Jasa Digital Marketing | Kelola Sosial Media | Buat Website Berkualitas | Oprimasi dan Kelola Wordpress

Cara Membuat Konten Pilar

Cara Membuat Konten Pilar Untuk Jualan

Cara membuat konten pilar – Bingung cara membuat konsep konten pilar? Apa yang kamu bingungkan untuk membuat konten pilar ini kawan? Apakah kamu bingung menargetkan kata kunci apa saja yang ditentukan? Atau bingung untuk menyusun sebuah kata-kata yang ciamik? Entah apa yang menjadi kendala kamu saat ini, yang pasti di artikel ini akan mejelaskan tentang definisi content pillar, cara membuat konsep konten pilar, konten pilar sosial media dan contoh content pillar social media.

Apa Itu Content Pilar?

Content pilar adalah sebuah artikel yang bertujuan untuk meningkatkan trafik jumlah visitor di dalam website setiap hari, dalam jangka waktu yang cukup lama. Content pilar bukan artikel kaleng-kaleng yang hanya 500-1000 kata. Artikel biasa kan jumlah katanya 1000 (kebanyakan), nah kalau content pilar sendiri itu jelas lebih dari seribu. Selain itu, di dalam konten pilar terdapat lebih banyak kata kunci yang disasar, tidak seperti artikel yang hanya mencantumkan 6 sampai 8 kata kunci turunan.

Sudah tahu kan perbedaanya. Dan teryata membuat content pilar itu mudah untuk  dilakukan, apabila kamu paham dan menerapkan beberapa langkah penting tentang penulisan artikel SEO. Kebiasaan menulis artikel sering membaca buku, juga akan lebih mempermudah kamu untuk membuat pilar konten berkualitas dengan kata kunci sesuai terget. Agar lebih lancar dalam membuat cotent pilar, lebih baik ketahui dulu nih manfaat konten pilar.

Manfaat Konten Pilar Menurut Para Penulis Handal

1. Dapat Bertahan Lebih Lama di Halaman Satu Google

Sudah pernah menemukan artikel di halaman pertama, nomer satu Google yang jumlah kata mencapai 3000 lebih? Jika memang kamu sudah pernah menemukan jenis artikel seperti itu, maka itulah pilar content yang berhasil nagkring di halaman satu Google dan bertahan dengan waktu yang cukup lama. Manfaat ini jelas dan sudah banyak di buktikan oleh beberapa website perusahaan.

Tetapi bukan berarti pilar content kamu akan bertahan di urutan paling atas untuk selamanya. Pasti seiring berjalanya waktu, pilar content akan turun, kalah dengan content pilar kompetitor yang baru yang lebih bagus.(apabila jarang di optimasi).

2. Mampu Meningkatkan Traffic Jumlah Kunjungan Website

Posisi pilar konten kamu saat ini berada di halaman satu Google di setiap pencarian. Maka secara otomatis traffic jumlah kunjungan website kamu juga akan meningkat. Karena pengguna internet pasti berfikir bahwa artikel yang berada di posisi paling atas pasti memiliki informasi yang jelas dan lengkap.

Kamu juga harus tahu nih, apa itu traffic dalam bisnis dan dan jenis trafficnya. Supaya dalam menganilis jenis-jenis treffic kamu tidak keliru mendapatkan hasil analisis traffic dengan benar sesuai data yang ada di website.

3. Dapat Membantu Meningkatkan Popularitas Website

Traffic kunjungan meningkat, dengan cara seperti ini maka nama blog kamu akan lebih mudah untuk terkenal oleh pengguna internet. Mereka akan selalu menganggap bahwa blog kamu memiliki informasi bermanfaat untuk dirinya. Sekarang ke bayangkan, jika website kamu sudah terkenal dan di hafal oleh banyak pengguna internet? Betapa mulusnya dirimu ketika akan melanjutkan untuk menawarkan produk yang ingin kamu jual ke calon konsumen. Karena sebelumnya mereka sudah mengenal dan menyukai konten aritkel di blog-mu.

Cara Membuat Konten Pilar

1. Buatlah Ide Konten Pilar

Menentukan ide atau tema apa yang ingin kamu buat. Langkah pertama ini tentu sangat penting, supaya alur pada saat proses menulis artikel lebih terarah, tidak mlenceng kemana-mana. Selain akan lebih terarah, juga untuk menentukan ide konten dan riset sebuah tema. Sehingga kamu akan mendapatkan kesimpulan apakah tema yang sudah kamu tentukan itu merupakan konten yang banyak di cari oleh pengguna internet. Saat melakukan riset kamu juga akan mendapatkan beberapa data pendukung untuk memperkuat isi artikel, seperti sebuah journal misal.

2. Tentukan Kata Kunci

Langkah kedua adalah menentukan kata kunci. Setelah kamu menentukan tema, setelah itu kamu akan melakukan riset kata kunci. Tentukan kata kunci utama dan beberapa kata kunci turunan. Taruhlah kata kunci turunan yang berhubungan dengan kata kunci utama ya.

Sebab dengan adanya kata kunci turunan yang hampir mirip dengan kata kunci utama (sinonim), nanti akan membantu konten pillar kamu untuk selalu muncul di halaman satu google. Kamu setidaknya juga wajib tahu nih tentang fungsi kata kunci pada artikel.

3. Buatlah Kerangka Artikel Konten Pilar Yang Rapi

Langkah ketiga adalah dengan membuat kerangka artikel konten pilar yang terstruktur. Kamu kan sudah menemukan kata kunci utama dan turunan nih. Setelah itu kamu tinggal membuat kerangka artikel. Dengan cara meletakan kata kunci utama dan turunan sesuai urutan. Selera kamu aja, yang penting hasilnya nanti rapi dan urut.

Saat proses menulis, kamu nanti juga bisa untuk melakukan proses edit untuk meletakan beberapa kata kunci turunan (proses edit sebaiknya dilakukan saat akan posting di website lebih efisien waktu). Kata kunci turunan juga bisa kamu jadikan sebagai sub judul.

4. Isi Konten Pilar Dengan Gambar

Jika kamu sudah menentukan kata kunci lalu sudah selesai menulis pillar konten, jangan lupa untuk  isi konten pillar dengan gambar broo. Supaya apa? Agar pembaca lebih betah  dan nyaman saat membaca pilar konten yang telah kamu buat.

Coba bayangkan jika konten pillar tidak gambar pendukung? Kira-kira, kamu bosan atau tidak? Kebanyakan orang pasti akan bosan sih (kurang tahu kalau kamu), karena pada saat membaca paling tidak ada beberapa gambar yang relevan, agar mereka bisa membayangkan gambaran apa yang sedang mereka baca pada sebuah artikel. Pesan yang kamu sampaikan pasti juga akan lebih mudah untuk di pahami.

5. Cantumkan Link Artikel Lain

Di dalam website, ini biasa disebut sebagai inbonlink. Pernah dengar belum istilah ini? Jika belum, sebenarnya inbonlink ini adalah sebuah link dari salah satu artikel dari website itu sendiri yang sengaja di letakan di dalam salah satu artikel. Contoh, pada sebuah artikel pasti selalu ada kata “Baca Juga :…. atau artikel terkait…” . Nah itulah inbonlink. Manfaatnya untuk menambah rasa ingin penasaran pembaca dan semakin betah untuk membaca semua informasi yang ada di website tersebut.

Itulah 5 Cara membuat konten pilar, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kamu yang sedang bingung untuk membuat konten pillar yang berkualitas. Sekian dari Jawon Virtual Marketing dan selamar mencoba gaes…. 🙂

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *