Jawon Virtual Marketing | Jasa Kelola Website | Jasa SEO Website | Jasa Digital Marketing | Kelola Sosial Media | Buat Website Berkualitas | Oprimasi dan Kelola Wordpress

Persiapan Memulai Sebuah Bisnis

Persiapan Memulai Sebuah Bisnis Kecil Untuk Pemula

Persiapan memulai sebuah bisnis – Berbisnis adalah pekerjaan yang menjanjikan  tetapi, untuk memulai sebuah  bisnis tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Untuk memulai sebuah bisnis membutuhkan rencana yang matang dan tentu proses yang panjang. Bermula dari sebuah ide, membuat business plan, modal yang awal untuk memulai bisnis. Semuanya harus sudah terencana dengan matang.

Jangan sampai kamu mengalami kerugian alias bangkrut di tengah-tengah jalan saat menjalankan sebuah bisnis, dan sudah banyak pelaku bisnis yang mengalami hal tersebut. Bangkrutnya bisnis tersebut pasti ada penyebabnya, entah kurang mantapnya strategi marketing atau  minimnya ilmu digital marketing yang terus berkembang.

Maka dari itu, selain persiapan kamu juga harus memiliki sifat kesabaran dan komitmen, yang sangat penting untuk memulai sebuah bisnis. Nah, setelah semua business plan sudah siap, apa yang harus dilakukan? Berikut langkah-langkahnya:

Langkah Untuk Memulai Sebuah Bisnis

1. Produknya Harus Mempunyai Nilai Jual

Persiapan memulai sebuah bisnis yang pertama adalah ide business atau produk juga harus mempunyai nilai jual. Maksudnya, produk yang tidak asing oleh banyak orang. Sehingga konsumen dapat membeli produknya. Tidak hanya produk yang sudah tidak asing banyak orang saja. Seandainya, produknya baru juga, yang penting produk tersebut adalah sebuah solusi bagi banyak orang, maka orang akan membelinya.

Produk yang mau dijual harus panjang  usianya. Jangan menjual produk mengikuti tren. Karena yang ikut tren itu pasti tidak bertahan lama. Kalau produk yang bertahan lama contohnya seperti, makanan dan pakaian yang selalu menjadi kebutuhan pokok dan merupakan kebutuhan semua orang. Setelah produk siap, buatlah kemasannya semenarik mungkin dan logo yang keren, supaya mudah terkenal banyak orang.

Produk yang dijual harus sesuai dengan target pasar yang tepat. Misalnya, produk pakaian anak. Nah, target pasarnya berarti ibu-ibu yang mempunyai anak. Tentukan mulai dari usia hingga karakteristiknya biar produknya dapat berkembang dengan baik di pasar.

2. Tentukan Target Pasar Yang Kamu Inginkan

Setelah tentukan produk yang mau dijual, selanjutnya tentukan target pasarnya. Tentukan target pasar seperti yang sudah tertera pada bagian awal artikel. Tentukan targetnya mulai dari usia, lokasi tempat calon pelanggan, karakteristik, kebiasaan, sampai income juga.

Misalnya, produk yang dijual adalah fashion wanita 18-30an. Bisa tentukan target pasarnya, mahasiswa dan wanita karir dengan income rata-rata 2-5 juta keatas. Nah itu sekedar contoh saja. Bisa tentukan sesuai dengan produk yang mau dijual.

Dengan menentukan target pasar dengan terperinci, akan menolong kamu sebagai pebisnis untuk menjual produknya sesuai target. Apalagi kalau kamu menentukan target pasar menggunakan teknik digital marketing pasti akan jauh lebih tertarget. Jika kamu belum tahu caranya, berikut cara memulai digital marketing untuk pemula.

3. Tentukan Modal Awal

Setelah menentukan target pasar. Hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah modal usahanya. Jika semua sudah siap tetapi kalau tidak ada modal, ide bisnisnya tidak akan jalan.

Untuk itu, penting untuk menentukan modal awal untuk memulai bisnisnya. Untuk memulainya Anda  bisa memulai dengan modal pribadi atau bisa pinjam dari keluarga dan bahkan ke lembaga keuangan seperti ke bank.

Namun, perlu tahu bahwa, ada persyaratan yang harus Anda penuhi untuk meminjam ke bank. Bank biasa akan meminta jaminan, dan catatan keuangan yang sudah terstruktur. Jika sulit untuk meminjam dari bank, kamu dapat mengajukan kerja sama atau bermitra dengan pebisnis lain.

4. Tentukan Harga Produk

Nah, setelah modal sudah beres. Anda dapat menentukan harga produknya, kira-kira mau dijual dengan harga berapa di pasar. Pastikan harga produk juga harus sesuai dengan target pasar yang sudah ditentukan. Biar tidak terkesan terlalu mahal atau murah pada target pelanggannya.

Ingat, harga harus sesuai dengan kualitas produknya. Jangan harganya mahal dan kualitas produknya rendah. Jadi harus menyesuaikan dengan kualitas produk juga harganya.

Maka dari itu, penting juga untuk meriset harga barang serupa di pasaran. Supaya produk kamu dapat bersaing dengan produk serupa denga kompetitor. Dengan menentukan harga yang pas, pelanggan akan memilih produk kamu, walaupun banyak produk serupa.

Baca Juga : Jenis Bisnis Lewat Di Sosial Media Paling Top

5. Pikirkan Lokasi Yang Paling Cocok

Lokasi juga sangat penting dalam berbisnis. Bagus untuk menyewa tempat seperti ruko atau tempat di mall. Tetapi membutuhkan banyak perlengkapan untuk hiasan seperti etalase atau tempat memajang produknya.

Sekarang zaman serba digital jadi daripada menyewa tempat yang mahal. Anda bisa menjual produk secara online. Dan sekarang sudah banyak E-commerce atau platform jualan online seperti; Tokopedia, Shopee, Toko dan lain sebagainya.

Ada baiknya jika ada lokasi fisik untuk memajang produknya. Agar pelanggan percaya bahwa memang produknya terpercaya. Tidak terlalu besar yang penting dapat memajang produknya.

6. Izin Usaha

Izin usaha sangat perlu. Apalagi kalau jenis produk adalah makanan atau kosmetik harus ada izin dari BPOM. Sekarang ini, orang lebih kritis dalam hal kesehatan, halal atau tidak.

Tetapi berbeda dengan pakaian atau aksesoris. Belum membutuhkan izin di awal penjualan.

Tetapi kalau produk pakaian dengan sebuah nama brand tertentu perlu untuk mendaftar nama brandnya supaya tidak salah paham dengan produk lain yang memakai nama brand yang sama.

Kalau Anda menjual produk dengan merek sendiri dan itu penting untuk daftarkan nama brand biar orang tidak sembang menggunakannya.

7. Lakukan Sebuah Promosi

Persiapan memulai sebuah bisnis yang terakhir adalah promosikanlah produknya. Anda bisa promosi lewat sosial media seperti, Facebook, Instagram dan YouTube.  Pastikan masalah mengenai produknya sudah aman dan ada izin biar calon pelanggan percaya akan produknya.

Nah, itu adalah hal yang perlu kamu perhatikan persiapan memulai sebuah bisnis. Kalau tidak mendapat perhatian khusus bisnis bisa macet di tengah jalan.

Pastikan semua siap sebelum meluncurkan produknya.

Selamat mencoba!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *